Baca Juga
Sejak dulu beginilah cinta, penderitaannya tiada akhir’.
Akrab dengan kalimat tersebut? Selamat! Kamu berarti adalah penggemar
jenderal Tiang Feng yang dikutuk jadi siluman babi dalam film Kera
Sakti. Di serial tersebut, Pat Kai, nama babi jenderal Tiang Feng selalu
merasakan penderitaan tanpa akhir dari cinta. Itu karena ia berpisah
dari kekasihnya.
Entah kisah rekaan atau bukan, memang cinta kadang menimbulkan
penderitaan. Nggak jarang penderitaan ini berujung tragis. Seperti kisah
cinta antara Hitler dan Eva Braun misalnya. Pasangan yang baru saja
menikah ini harus mengakhiri hidup masing-masing karena kejatuhan rezim
Hitler.
Hitler menembak diri sendiri, sedangkan Eva menenggak sianida. Aduh
miris. Dalam sejarah pun ada lho beberapa kisah cinta yang berujung
kepedihan. Simak beberapa tokoh ini, jangan lupa siapkan tissue ya.
1. Tristan Mencintai Isolde Hingga Akhir Hayat
Adalah Tristan seorang lelaki yang jatuh cinta pada putri raja
Irlandia, Isolde. Tristan sendiri adalah kemenakan dari Raja Mark, suami
Isolde. Percintaan mereka bersemi setelah pernikahan Isolde dengan Raja
Mark. Diam-diam mereka sering bertemu untuk meluapkan cinta. Namun
malang, kisah cinta mereka diketahui oleh suami Isolde. Raja Mark yang
sangat menyayangi Isolde dengan ikhlas mau memaafkannya, tapi tidak bagi
Tristan. Ia diusir dari kerajaan dan pergi ke Brittany.
Di sana, Tristan bertemu dengan gadis yang mirip sekali dengan Isolde
bernama Isseult. Ia menikahi Isseult karena hal itu. Pernikahan mereka
bertahan sampai senja. Tristan yang mengalami sakit di masa tua, meminta
Isseult untuk mengirimkan surat cinta pada Isolde. Surat tersebut
berisi permohonan agar Isolde mau datang sebelum ia menemui ajal. Namun,
wanita mana yang tak sakit hati? Isseult membohongi Tristan dengan
mengatakan bahwa Isolde menolak permohonannya. Tristan pun menghembuskan
napas tanpa melihat wajah Isolde untuk terakhir kalinya. Di lain pihak,
Isolde meninggal karena patah hati.
2. Layon Sari Mengakhiri Hidup Atas Nama Kesetiaan Pada Jayaprana
Di sebuah kerajaan di Bali hiduplah pasangan suami istri bernama
Jayaprana dan Layon Sari. Jayaprana adalah lelaki beruntung yang
beristrikan wanita cantik. Mungkin benarlah kata pepatah kalau cantik
itu luka. Karena kecantikan Layon Sari, raja menjadi terpikat. Sang raja
memerintahkan Jayaprana untuk pergi berperang ditemani seorang patih.
Namun, sang patih memiliki tugas lain yaitu membunuh Jayaprana. Matilah
suami Layon Sari tersebut.
Mendengar kematian suami tercintanya, Layon Sari pun bersedih setengah
mati. Layon Sari juga menolak pinangan sang raja. Ia lebih memilih setia
pada Jayaprana. Untuk membuktikan kesetiaannya tersebut, Layon Sari
membunuh dirinya sendiri. Kisah ini sangat terkenal di Bali. Tempat yang
dipercaya sebagai makam Jayaprana menjadi obyek wisata di Bali.
3. Cleopatra dan Mark Antony Memilih Mengakhiri Hidup Ketimbang Tewas di Tangan Musuh
Siapa yang nggak terpikat dengan kecantikan Cleopatra? Penguasa Mesir
yang molek ini setidaknya berhasil merebut hati dua penguasa tampan
pada jamannya. Mereka adalah Mark Antony dan Julius Caesar. Dari
hubungannya dengan dua pria tersebut, menghasilkan beberapa anak.
Konflik pun datang dari hubungannya dengan Julius Caesar.
Julius Caesar tidak memberikan tahta pada anak hasil hubungan dengan
Cleopatra. Kekuasaan Julius justru jatuh pada cucunya, Oktavius.
Penguasa baru ini kemudian mencetuskan perang dengan Mesir. Mendengar
hal itu, Cleopatra dan Mark Antony melakukan bunuh diri. Mark Antony
menikam dirinya dengan pedang, sedangkan Cleopatra memasukkan tangannya
ke dalam keranjang penuh ular berbisa.
4. Shah Jahan Membangun Pemakaman Megah Untuk Sang Istri
Taj Mahal yang menjadi warisan budaya UNESCO itu memiliki kisah cinta
yang tragis. Bangunan cantik tersebut sebenarnya adalah sebuah makam
Mumtaz Mahal. Istri Raja Shah Jahan tersebut meninggal dunia ketika
melahirkan anak mereka. Sepeninggal Mumtaz, Shah Jahan membangun Taj
Mahal. Pembangunan tersebut memakan waktu 23 tahun.
Dikabarkan, Shah Jahan juga akan membangun Taj Mahal lain yang semuanya
berwarna hitam sebagai tempat istirahat terakhirnya. Warna hitam dipilih
untuk menunjukkan duka yang mendalam atas kepergian sang istri.
Rencananya sebuah jembatan juga akan dibangun melintasi Sungai Yamuna
untuk menghubungkan kedua bangunan tersebut. Namun, pembangunan tersebut
tak terwujud.
Yah, yang namanya cinta nggak melulu berakhir bahagia! Selama kita
masih punya orang yang dicintai, sebisa mungkin perlakukan mereka dengan
penuh cinta. Kalau sudah nggak ada pasti nyeseknya minta ampun.
Sumber: Boombastis
4 Kisah Cinta Tragis Dalam Sejarah yang Menguras Air Mata
4/
5
Oleh
Admin
